Dilema Mahasiswa Semester “Akhir”

8 May

ada yang bilang kalo ngerjain skripsi itu sulit, ngebetein, kalo ga mood mending ga usah ngerjain. ada juga yang bilang kalo mahasiswa semester atas itu kerjaannya cuma satu. “ngintilin dosen” 

yahh beberapa faktor eksternal yang amat penting dalam pengerjaan skripsi adalah (1) dosen pembimbing dan (2) diri kita sendiri. ada yang dapet dosen pembimbing yang baek, selalu tersedia buat mahasiswa bimbingannya dan ga suka marah2 kalo mahasiswa bimbingannya bikin ulah. ada juga yang dapet dosen pembimbing yang baek, tapi susah ketemunya, ada yang dapet dosen baek tapi ga maksimal ngoreksinya, ada yang dapet dosen yang udah sibuk, perfectionist, terus galak pula . ya mecem-macem lah tipe dosen pembimbing skripsi. haha…

tapi yang ga kalah penting perannya adalah eng ing eeeng…ya diri kita sendiri  apa gunanya dapet dosen pembimbing yang baek, mau nyempetin waktu buat mahasiswa, total dalam ngoreksi skripsi plus ramah kalo kitanya males-malesan ngerjain skripsi. katanya aja mau kejer target secepatnya, tapi kerjaannya malah maen terus. ya kapan selesainya??? * (agak curhat ini😛 )

ok, di sini ane mau sedikit share tentang tips menghadapi ke-struggle-an ane menjadi seorang mahasiswa tingkat akhir. mungkin tips ini gonna be work buat beberapa tipe manusia yang rada mirip-mirip ane  ok, lanjuuut…

pertama yang harus anda lakukan pada saat pertama kali akan menulis skripsi adalah pastikan bahwa judul yang anda akan bahas adalah benar-benar merupaka passion anda. jadi misal, ane sukanya Linguistik, jadi milih judul yang memang ada sangkut pautnya dengan bidang itu. tujuannya adalah… agar pas ngerjain skripsi, kalian ga ngerasa bosan dan terbebani.. tj-bob9.gif

ok, yang kedua, setelah judul udah di acc. langkah pertama dalam penulisan proposal skrpsi ataupun BAB I, II, III adalah buat kerangka penulisan. ga cuma cerpen lho yang butuh kerangka karangan…tapi skripsi juga… gunanya adalah untuk mempermudah pemetaan ide kalian..biar nanti ketika sudah mulai mengetik, kalian ga kebingungan lagi harus nulis apa, karena pokok-pokok bahasan udah ada di kerangka karangan. tulis kerangka karangan selengkap mungkin, sesuai dengan apa yang ada dalam otak anda pada saat itu. selain untuk memudahkan proses penulisan skripsi, kerangaka karangan juga dapat membantu anda ketika ada kepentingan lain yang harus diurus selain skripsi. dan terpaksa harus menunda pengerjaan skripsi anda. dengan adanya kerangka karangan, ide-ide yg sudah ada tetap tersimpan dalam buku catatan anda, dan ketika anda lupa, dengan menilik kembali buku catatan anda, anda dapat kembali mengerjakan skripsi tanpa harus mencari ide ulang tentang apa yang akan kalian tulis. 

selanjutnya, perhatikan kutipan-kutipan. baik kutipan langsung maupun tidak langsuh harus disertai dengan komentar anda. jangan hanya asal copas dari buku😛 untuk penulisan karya tulis ilmiah yang baik, semua teori harus diambil dari ahlinya. jadi penulis hanya dapat menyimpulkan metode dari peneliti-peneliti yg sudah ada sebelumnya. itulah sebabnya mengapa ada yang bilang kalo “tiap paragraf harus ada kutipannya.” kalo kalian mengaplikasikan cara ini, yakin deh…ga ada dosen yang bilang salah. 

ok, next step adalah selalu tulis daftar pustaka dari buku-buku referensi yang kalian pakai dalam penulisan skripsi langsung setelah menulis kutipan buku itu dalam skripsi kalian. hal yang sering terjadi adalah, mahasiswa terlalu asik menulis skripsi ampe lupa buku referensi yang dipake apa aja..

langkah selanjutnya adalah, selalu anggap kritikan dan saran dari dosen pembimbing skripsi itu sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik. pada dasarnya ga ada dosen pembimbing yang mau mahasiswanya jadi mahasiswa abadi, ampe2 bimbingan ama beliau juga ga kelar2 tj-bob4.gif adapun kritikan-kritikan itu diberikan, agar mahasiswa bisa memperbaikinya lebih baik dan ga “kebantai” nanti pas ujian… jangan sepelekan coretan-coratan dosen dalam skripsi kita ok tj-bob9.gif

o iya.. yang ga kalah penting adalah buat kalender pengerjaan skripsimu, biar progress tiap harinya kelihatan. kalender skripsi juga bisa membantu mengingatkan kita ketika sudah mulai terlena dengan zona nyaman kita dan malah melupakan yang penting.

ketika sudah masuk ke tahap penelitian, cobalah prediksi waktu-waktu yang tepat untuk mengurus data pada pihak-pihak terkait. hal ini dilakukan, untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan buruk yang mungkin dapat terjadi.  misal, ketika harus melakukan penelitian di sekolah, dan waktu yang diambil adalah waktu yang mendekati waktu ujian sekolah, jika hal ini terjadi, maka mau ga mau anda harus menunda penelitian untuk beberapa waktu.

setelau masa penelitian usai, ini adalah masa-masa dimana ada dua kemungkinan yang akan terjadi, pertama anda merasa aman hingga “nyantai” dan yang kedua adalah merasakan bahwa sudah saatnya mengejar wisuda. tinggal yang mana yang akan kalian pilih.

jika kalian merasa kurang termotivasi, coba ingat orang tua yang sudah susah payah membiayai kuliah, ingat orang tua yang semakin hari semakin tua dan membutuhkan kita untuk menggatikan mereka mencari nafkah, ingat harapan-harapan orang tua pada kita…

tapi tetap, motivasi terbaik adalah diri kita sendiri. selama kita yakin, pasti kita bisa. BERUSAHA dan BERDO’A

IT WILL NEVER BE POSSIBLE IF YOU NEVER TRY 

selamat mengerjakan skripsi kawan… semangat!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: